Rabu, 03 Juni 2015

APRESIASI SENI TANAMAN ADENIUM [BAG.1]



  1. Pendahuluan
    Apresiasi secara harfiah merupakan penghargaan atas hasil karya seni. Pemahaman atas tata cara apresiasi tidak mungkin dilakukan tanpa adanya kerangka dasar apresiasi itu sendiri. 
    Setiap individu baik pemulia tanaman maupun trainer adenium memiliki tingkat kedalaman yang berbeda-beda dalam mengapresiasi seni adenium. Tingkat penguasaan seni ditentukan oleh latar belakang karakter tanaman, wawasan, pengalaman, trend dan seni rancang-bangun tanaman. Perbedaan ini sangat berpengaruh terhadap daya apresiasi masing-masing orang. 
    Proses penilaian pada dasarnya adalah memberi makna terhadap hasil karya perawatan adenium,  Adenium, sebelum dihadapkan pada sang penilai (juri) ibaratnya adalah sebatas tanaman yang tumbuh liar. Sang apresiator kemudian menentukan makna/tema suatu hasil karya yang ada di depannya. 

    Apresiasi, pada dasarnya adalah penghargaan yang diperuntukkan bagi kemajuan Adenium di luar habitat aslinya, namun apresiasi juga berlaku bagi pelaku pembudidaya tanaman itu sendiri. Dengan demikian terdapat dua penghargaan. Sementara obyek utama apresiasi didasarkan atas gabungan antara genetik dengan keindahan visual (seni rupa).
  2. Pendekatan dalam penilaian
    Banyak pendekatan yang dapat dipilih seorang  penilai dalam menganalisa indah tidaknya adenium. Beberapa pelaku seni tanaman, termasuk tanaman di luar adenium sering saling bertentangan dalam menentukan pendekatan mana yang paling sesuai untuk disematkan dalam kriteria tanaman unggul, sehingga kesulitan dalam memberikan definisi konkrit sebuah nilai keindahan.

    Beberapa penilaian yang umum, adalah memisahkan berdasarkan kategori tertentu, sehingga antara adenium yang satu dengan yang lainnya layak diadu karena sebanding.

  1. Apresiasi atau Penilaian Adenium
    1. Unsur Visual
    • Warna dan corak bunga
    • diameter bunga 
    • banyaknya bunga / kekompakan
    • Batang bawah

    1. Unsur Genetis
    • Pemberian nama hibrida
    • Pengembangan Genetik

D.     Pengkategorian Kelas dan Form Penjurian

Pengkategorian dibuat untuk memudahkan tim penilai dalam memberikan penilaian keindahan dalam sebuah format angka. Form penjurian juga dimaksudkan agar penilaian bersifat fair dan tidak berat sebelah kepada pihak-pihak tertentu.


berikut ini adalah contoh FORM PENJURIAN



Kelas single flower adalah prinsip mengadu hasil perawatan adenium berdasarkan jumlah petal. 

Sementara, di kelas DOUBLE PETAL menggunakan Form tersendiri yang terpisah dengan kelas lainnya. 


Form pada penilaian kelas double flower menggunakan kertas berwarna biru.


Form multipetal adalah form penilaian untuk adenium triple, quadple, dan selebihnya.



Demikian ini contoh apresiasi flower variety dalam adenium, keindahan adenium tentu saja bukan hanya pada bunga. Bagi sebagian orang, tertarik pada keindahan bentuk. untuk itu nantikan tulisan selanjutnya dalam Bagian 2.





    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar